Menjelang Lebaran Harga Karet Anjlok, Pedagang Merintih



PALI,BERITA-ONE.COM-Terkait harga karet anjlok, yang ada di kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), membuat pedagang merintih, dan semua dagangan merugi, disini pemerintahan hanya duduk manis saja, serta sering kali dinas luar (DL), tidak memberikan sikap yang tegas.

Salah satu Pedagang Amri, Warga Abab, mengeluh dengan sepi pembeli, apalagi dilihat harga karet yang anjlok, membuat kerugian besar kepadanya, biasanya menjelang lebaran, seluruh dagang tidak pernah sisa, dan selalu habis, disini meminta tindakan tegas kepada pemerintahan, khususnya bupati.

"Saya menagih janji kepada Bupati, katanya bisa menaiki harga karet, dan memberikan solusi kepada rakyat, terutama perbaikan pasar kalangan, di pasar ini tidak sedikitpun ada pembangunan dari pemerintahan, usia 3 tahun biasanya merubah ekonomi rakyat, bukan menurunkan ekonomi rakyatnya, " tuturnya. Kamis (23/6)

Sementara itu Salah satu Tokoh Masyarakat, Qolbi warga Penukal,prerhatin dengan ekonomi rakyat yang menurun, bukan hanya pedagang saja yang merugi, akan tetapi seluruh usaha masyarakat menurun, sudah umur 3 tahun tidak satupun perubahan yang bisa menyetuh masyarakat.

"Saya mewakili rakyat penukal, hanya menyuarakannya saja, tidak mengambil keputusan, hanya Bupati dan jajarannya, bisa mengambil keputusan yang tepat, untuk mencari solusi yang tepat, terutama meningkatkan perekonomian rakyat, jangan sampai hanya memetingkan kepentingan pribadi saja, " tutupnya. (MK)
https://ssl.gstatic.com/ui/v1/icons/mail/images/cleardot.gif

No comments

Powered by Blogger.