PPMI Desak Perusahaan Lippo Mall Transparan



LUBUKLINGGAU,BERITA-ONE.COM-  Pengurus Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI) Kota Lubuklinggau mendesak pihak perusahaan PT. Lippo Mall agar transparan dalam penerimaan karyawan yang akan dimulai hari ini di salah satu hotel di Lubuklinggau

Hal itu diungkapkan Ketua PPMI Lubuklinggau, Bahed mengatakan bahwa pihaknya mendesak kepada pihak management PT. Lippo Mall agar saat melakukan perekrutan karyawan harus susai perda nomor 14 tahun 2015 tentang tenaga kerja lokal yang harus memperkeja 60 persen tenaga lokal.

"Sesuai dengan perda bahwa 60 persen pekerja di PT. Lippo Mall harusTenaga lokal dan sisanya barulah dari luar Lubuklinggau, jika tidak berarta mereka tidak menaati aturan," jelasnya.

Bahed juga mengatakan selain perda yang harus di taati pihaknya juga mendesak kepada pihak perusahaan Lippo Mall agar membenahi dulu sarana prasana baik tempat ibadah maupun tempat pembuangan limbah nantinya.

"Tempat pembungan limbah itu yang paling penting karena sejauh ini pantauan kami di areal sana belum ada tempat pembuangan limbah dan jangan sampai limbah ini di buang dalam aliran sungai karena dapat berdampak negatif untuk masyarakat," katanya.

Pria yang berkecimpung di dunia aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) ini juga menambahkan selain permasalahan internal yang harus dibenahi juga ada permsalahan eksternal yakni pihak lippi tidak boleh mengkekang dan memaksa calon pegawai yang akan masuk di perusahaan tersebut bukan ber agama islam.

"Kami mendapat info bahwa perusahaan ini juga melarang kaum muslim yang berhijab tidak diperbolehkan bekerja di perusahaan ini, untuk itu sebelum kebenaran itu terjadi kami minta kepada pihak perusahaan untuk berpikir ulang tentang peraturan yang mereka buat," ujarnya.

Yang jelas pihaknya menginginkan kepada pihak perusahaan untuk selalu menaati aturan dan menghargai masyarakat Kota Lubuklinggau dengan saling menghargai dan menghormati akan timbul rasa kenyamanan tersendiri.

"Jika perusahaan bisa menghormati dan menghargai masyarakat Kota Lubuklinggau dengan segala aturannya maka kami siap mendukung, tetapi jika tidak menaatinya kami siap menyenggel perusahaan tersbut bahkan melaporkannya ke pihak berwajib," tegasnya. (Joni)

No comments

Powered by Blogger.