Mengaku Anggota Brimob Tiduri 16 Gadis Dan Bawa Kabur Uangnya.

ilutrasi
Jakarta, BERITA-ONE.COM-Seorang pemuda berinisial AM (18) yang  mengaku sebagai anggota Brimob dan  meniduri 16 wanita yang dikenalnya, berhasil diamankan Polsek Krian Resor Sidoarjo, Jawa Timur, Selasa (1 /8/2017).

Ironisnya, selain mengaku sebagai anggota Brimob, ia juga berhasil melakukan aksi kejahatan dengan melarikan uang tunai jutaan rupiah milik ke-16 gadis yang dia tiduri. "Saya sudah ditipu luar dalam", kata seorang gadis, En,  yang menjadi korban.

Namun aksi warga Desa Simo Angin-Angin, Wonoayu, Sidoarjo, Selasa siang  harus berakhir saat anggota Polsek Krian membekuk pemuda ini.

Kapolsek Krian Kompol Widjanarko mengatakan, tersangka yang berprofesi sebagai anggota petugas securiti sebuah pabrik di Sidoarjo ini terpaksa ditangkap karena mengaku sebagai anggota Brimob Polda Jatim dan berhasil melarikan uang jutaan rupiah dari sejumlah korbannya

“Bahkan tidak hanya melarikan uang tersangka yang terobsesi menjadi anggota Polri sejak kecil ini juga berhasil mengencani 16 wanita yang baru dikenalnya selama mengaku menjadi anggota Brimob,” kata Kompol Widjanarko, Selasa 01 Agustus 2017).

Aksi kejahatan tersangka ini, kata Kapolsek, berhasil diungkap Polisi setelah salah satu korbannya melaporkan kasus penipuan yang menimpa dirinya.

Dalam melakukan aksinya kepada korbannya tersangka mengaku sebagai anggota Brimob dan butuh uang untuk kenaikan pangkat.

“Tersangka meminjam uang korban dengan jaminan kendaraan yang dimilikinya. Namun setelah tersangka berhasil menerima uang korban, Aril justru lari sementara kendaraan yang dijanjikan akan digadaikan ke korban tidak kunjung diberikan,” terang Kapolsek.

Dari tangan tersangka, lanjut Kapolsek, Polisi berhasil mengamankan sejumlah seragam Brimob yang dibeli tersangka di Pasar Turi Surabaya berikut sejumlah atribut Polri dan senjata mainan yang dibeli senilai ratusan ribu rupiah. Untuk kepentingan pemeriksaan lebih lanjut saat ini tersangka diamankan di sel tahanan Polsek Krian.

“Sementara, Polisi saat ini tengah melakukan pengembangan kasus karena diduga masih banyak warga yang menjadi korban penipuan tersangka,” tandas Kapolsek.(TBN/SUR).

Teks foto:  Korban/ilustrasi.

No comments

Powered by Blogger.