Kasus Penyiraman Air Keras Novel Baswedan Segera Digelar TGP
![]() |
| Karo Penmas Di Humas Polri Brigjen Pol Dr.Dedi Prasetyo .M.Hum M.Si |
Jakarta,BERITA-ONE.COM.
Dalam waktu dekat Tim Gabungan Pakar (TGP) akan menggelar konfrensi pers terkait kasus penyiraman air keras terhadap penyidik senior KPK, Novel Baswedan, kata Karo Penmas Divhumas Polri Brigjen Pol Dr. Dedi Prasetyo,M.Hum.M.Si.
M.M, Senin 15 Juli 2015.
M.M, Senin 15 Juli 2015.
“Polri berkewajiban dan berkomitmen untuk secepatnya menyelesaikan kasus ini sebelum kasus itu kadaluwarsa,” tambah Brigjen Pol. Dedi Prasetyo
Tim Gabungan telah dibentuk untuk membantu menangani kasus penyerangan Novel Baswedan.
Kemarin, mereka menyampaikan hasil temuan-temuan ke Kapolri.
“Mungkin kalau enggak Selasa atau Rabu tim itu (TGP) akan menggelar konferensi pers membeberkan hasilnya secara konferhensif temuannya selama 6 bulan melakukan investigasi,” jelasnya
Penyidik Bareskrim dan Polda Metro Jaya nantinya akan menindaklanjuti temuan-temuan dari Tim Gabungan Pakar. Intinya, Polri tidak akan terburu-buru menyelesaikan suatu kasus.
Tidak bisa dibandingkan yang multi level. Banyak kasus yang sudah diselesaikan kepolisian termasuk kasus besar dan banyak kasus juga yang masih dijalankan.
Sebagai contoh bom di Kedutaan Besar Filipina. Polri butuh waktu lebih dari lima tahun untuk mengungkap kasus itu.
Bahkan, Polri mengungkapnya setelah memeriksa salah satu napiter. Dari hasil pemeriksaan sampai baru terungkap siapa, sebenarnya pelaku bom.
Dalam kasus Novel Baswedan, Polri berkomitmen akan mengungkap secara terang benderang. Hanya saja, semuanya membutuhkan waktu.
Proses pembuktiannya adalah secara scientific, karena apa? karena setiap case memiliki karakter yang berbeda-beda boleh dikatakan minimnya alat bukti merupakan tantangan bagi Polri untuk mencari alat bukti lainya agar itu menjadi terbuka,” jelasnya. (TBN/SUR).



No comments