Studi Tiru Kepala Desa Ogan Ilir Gelombang 2 Ke Desa Cibodas Jawa Barat , Tepat Sasaran dan Bermanfaat

Studi tiru atau observasi lapangan ke Desa Cibodas 
OGAN-ILIR-BERITA-ONE.COM--Sebanyak 113 Kepala Desa  gelombang Ke Dua dari Sembilan Kecamatan yang ada dikabupaten Ogan Ilir , adakan Studi Tiru ke Desa Cibodas , Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat , Jawa Barat. Senin ( 29/7/2019)

Sebelumnya telah sukses dilakaun studi tiru oleh kepala Desa gelobang pertama, pada Tanggal 19/7/2019  dari tujuh Kecamatan ke Desa Nagrok , Kecamatan , Lembang , Kabupaten Bandung Barat.

Dilaksanakan studi tiru atau observasi lapangan ke Desa Cibodas tersebut, sangatlah ideal, mengingat Desa Cibodas merupakan juara  Nasional keberhasilan dalam pengelola Dana Desa (DD) ,  terkhusus dalam pengelolaan keuangan desa dan Admistrasi.

Desa Cibodas  berhasil dalam mengolala Badan Usaha Milik Desa ( Bumdes ) , dengan penghasilan  yang pantastis setiap bulannya, kemudian Desa Cibodas juga  berhasil dalam bidang infrastruktur dan adimistrasi.

Desa Cibodas memiliki kantor terpadu yang lengkap, yaitu Kantor kepala Desa dengan pelayanan cepat dan fasilitas terbaik, kemudian Puskesdes , kantor Bumdes berfasilitas yang cukup lengkap,  Gedung Serbaguna berkwalitas terbaik, Kantor BPD , Rumah dinas kepala Desa, dan tempat ibadah.,  semuanya berlokasi dalam satu kawasan yang asri dan sejuk.

Informasi yang didapat oleh media ini, Desa Cibodas adalah sebuah Desa yang berpengasilan terbaik dindonesia dalam mengolala keuangan   Pendapatan Asli Desa (PAD ) nya.

Infomasi tersebut sangat singkron /pantas dengan apa yang diterangkan oleh Sekretaris Desa (Sekdes) desa Cibodas Yuyu Wahyu saat dikonfirmasi media ini,  Ia  menerangkan

" Desa kami mempunyai tiga unit Badan Usaha Milik Desa (Bumdesa) yang terdiri dari Pengelolaan   unit Air Bersih ( Sejenis Pamsimas ) , unit Pengelolaan niaga ( mini market ) , kemudian unit Pengelolaan Gedung Serbaguna ( sewa gedung ),  dengan alokasi modal awal dari Dana Desa RP 700 juta, dari ke tiga unit Usaha tersebut kami mendapat laba keuntungan rata-rata 10 juta perbulannya masuk ke KAS PAD kami, kemudian juga PAD kami didapat dari  restribusi beberapa objek wisata diwilayah desa kami sebes 15 juta perbulannya "  Terangnya

Alokasi Dana Desa ( DD) yang bersumber dari APBN , Yuyu menerangkan ,  untuk Desa Cibodas sebesar Rp 1, 5 M pertahunnya,  kemudian alokasi ADD yang bersumber dari APBD sebesar  Rp 900 juta pertahunnya.

Semetara itu ,  Mahersyah selaku Ketua  Forum Kepala Desa Se- kabupaten Ogan Ilir dan juga sekaligus ketua rombongan studi tiru gelombang kedua, menjelaskan

" Diadakannya studi tiru atau observasi lapangan ini , untuk mengetahui langsung bagai mana cara tkhnisnya dalam mengelola keaungan dan adimistrasi  yang baik terhadap desa yang telah maju atau berhasil diindonesia,  untuk observasi lapangan gelembang kedua ini kami memilih desa Cibodas , kecamatan Lembang ,Kabupaten Bandung Barat , jawa Barat,  alasan kami memilih desa Cibodas ialah karena Desa Cibodas tersebut yang kami ketahui  merupakan sebuah Desa yang telah berhasil  dalam admistrasi dan juga dalam mengelola keuangan  desa,  bahkan saat ini desa Cibodas berpredikat Juara terbaik Nasional  dalam hal tersebut,  untuk itulah kami adakan observasi lapangan guna meniru apa yang baik didesa cibodas ini "  Jelasnya

Rombangan disambut langsung oleh pjs Kepala Desa Cibodas Asep Suherman dan staf.

Observasi lapangangan tersebut berlangsung selama dua hari , dimulai Tanggal 27 Juli sampai dengan 29 juli 2019, dilaksanakan oleh 113 Kepala Desa dari Sembilan kecamatan , terdiri dari Kecamatan Indralaya Induk, Kecamatan Pemulutan Barat , Kecamatan Tanjung Raja , kecamatan Kandis , kecamatan Rantau Alai , kecamatan Rambang kuang , kecamatan payaraman , kecamatan Lubuk Keliat , dan kecamatan rantau panjang. (zaki )

No comments

Powered by Blogger.