Produktif di Balik Jeruji, Lapas Sekayu Panen 60 Kilogram Melon Inthanon


SEKAYU, BERITAONE.CO.ID – Lembaga Pemasyarakatan Sekayu kembali menunjukkan capaian positif dalam program pembinaan kemandirian warga binaan. Melalui pengelolaan kebun di area pembinaan, Lapas Sekayu berhasil memanen melon varietas Inthanon dengan total hasil mencapai 60 kilogram, Selasa (24/2/2026).

Panen melon tersebut merupakan hasil dari program pembinaan yang melibatkan langsung warga binaan sebagai bagian dari upaya peningkatan keterampilan dan kemandirian. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa pembinaan di dalam lapas tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga pada pemberdayaan serta pengembangan potensi warga binaan.

Kalapas Sekayu, Aris Sakuriyadi, menyampaikan bahwa panen melon ini merupakan buah dari kerja keras dan kesungguhan warga binaan dalam mengikuti program pembinaan kemandirian.

“Panen melon ini menjadi bukti bahwa warga binaan mampu menghasilkan produk yang bernilai guna dan bernilai ekonomi. Harapannya, keterampilan yang diperoleh dapat menjadi bekal positif bagi mereka setelah kembali ke masyarakat,” ujar Aris.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pembinaan kemandirian melalui sektor perkebunan juga menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta kerja sama kepada warga binaan. Hal tersebut sejalan dengan tujuan utama sistem pemasyarakatan, yakni membentuk pribadi warga binaan agar siap kembali dan berperan aktif di tengah masyarakat.

Salah satu warga binaan yang terlibat langsung dalam kegiatan tersebut mengaku bersyukur dapat mengikuti program pembinaan kemandirian. Ia mengungkapkan, awalnya tidak memahami teknik budidaya melon yang benar.

“Awalnya kami tidak tahu cara menanam melon dengan benar. Dari pembinaan ini kami belajar mulai dari perawatan, pemupukan, sampai panen. Kegiatan ini membuat kami lebih percaya diri dan punya harapan untuk bisa bekerja mandiri setelah bebas nanti,” tuturnya.

Kegiatan panen melon ini sekaligus mempertegas komitmen Lapas Sekayu dalam mendukung program pembinaan yang berkelanjutan, serta selaras dengan Program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Melalui pembinaan yang terukur dan inovatif, Lapas Sekayu terus berupaya mewujudkan sistem pembinaan yang humanis dan produktif bagi warga binaan. (FR)

No comments

Powered by Blogger.