Kantor Perkim PALI Digeledah Kejari, Sejumlah Dokumen dan Data Digital Disita
PALI, BERITA ONE. CO. ID– Suasana di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, mendadak tegang pada Senin pagi (06/04/2026). Tim penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) PALI melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim).
Berdasarkan pantauan di lapangan, rombongan penyidik tiba sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan mengenakan rompi khusus tindak pidana khusus, petugas langsung memasuki gedung dan melakukan sterilisasi di sejumlah ruangan strategis sebelum memulai pemeriksaan berkas.
Dalam proses tersebut, petugas terlihat membawa sedikitnya tiga kontainer plastik berukuran besar yang diduga berisi dokumen penting, seperti berkas kontrak, arsip laporan keuangan, serta dokumen administrasi lainnya.
Tidak hanya dokumen fisik, tim juga melibatkan ahli digital forensik yang memeriksa sejumlah perangkat komputer, khususnya di ruang bendahara dan ruang kepala dinas. Selama penggeledahan berlangsung, pintu masuk kantor dijaga ketat guna memastikan proses pencarian barang bukti berjalan lancar. Sementara itu, aktivitas pelayanan publik di kantor tersebut tampak dibatasi.
Meski belum ada keterangan resmi dari pihak kejaksaan, penggeledahan ini diduga berkaitan dengan pengembangan penyelidikan kasus dugaan tindak pidana korupsi pada salah satu proyek pembangunan infrastruktur dan pengadaan di lingkungan Dinas Perkim pada tahun anggaran sebelumnya.
Hingga berita ini diterbitkan, Kepala Kejaksaan Negeri PALI maupun Kepala Seksi Pidana Khusus belum memberikan pernyataan rinci terkait status hukum maupun perkara yang sedang ditangani.
Di sisi lain, pihak Dinas Perkim PALI juga belum mengeluarkan pernyataan resmi. Sejumlah pegawai yang berada di lokasi terlihat enggan memberikan komentar dan memilih menghindari awak media.
Penggeledahan ini menambah daftar langkah tegas aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan penyimpangan anggaran di wilayah Bumi Serepat Serasan. Masyarakat pun kini menantikan transparansi serta perkembangan lebih lanjut dari pihak Kejari PALI terkait hasil penggeledahan tersebut. (Anies)



No comments