Mantan Kadishub Prabumulih Desak Keadilan, Minta Kasus Perjalanan Dinas Fiktif Diusut Kembali


PRABUMULIH, BERITAONE.CO.ID — Mantan Kepala Dinas Perhubungan Pemerintah Kota Prabumulih angkat bicara terkait kasus dugaan perjalanan dinas fiktif yang menyeret namanya. Ia secara tegas meminta keadilan dan menilai proses hukum harus berjalan objektif, transparan, serta tidak tebang pilih.

Dalam keterangannya kepada awak media, mantan pejabat tersebut menegaskan dirinya telah mengikuti seluruh tahapan proses hukum yang berlaku. Ia juga berharap aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Prabumulih, dapat bertindak tegas dengan menelusuri perkara ini secara menyeluruh, termasuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat.

“Saya menghormati proses hukum yang  sudah saya jalani, tetapi saya juga meminta keadilan. Semua harus dibuka secara terang-benderang agar tidak ada pihak yang dirugikan secara sepihak,” ujarnya.

Kasus dugaan perjalanan dinas fiktif tahun 2021 -2022 di lingkungan Dinas Perhubungan Kota Prabumulih mencuat setelah adanya temuan indikasi penyimpangan anggaran perjalanan dinas dalam sejumlah kegiatan. 

Sejauh ini, aparat penegak hukum belum melakukan serangkaian penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi dalam pekara ini guna mengungkap fakta yang sebenarnya.

Meski demikian, pihak berwenang belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan terbaru kasus tersebut. Proses hukum disebut masih terus berjalan untuk mendalami seluruh aspek perkara.

Di sisi lain, masyarakat berharap penanganan kasus ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Selain memberikan kepastian hukum, penuntasan kasus ini juga diharapkan menjadi pembelajaran penting dalam pengelolaan keuangan daerah sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing dalam struktur organisasi pemerintahan.(MM) 

No comments

Powered by Blogger.