Pelayanan Transfusi Darah RSUD Prabumulih Kembali Normal, Pemkot Perkuat Antisipasi Stok Darah
PRABUMULIH, BERITA ONE. CO. ID— Setelah sempat mengalami kendala selama dua hari terakhir, pelayanan transfusi darah di RSUD Kota Prabumulih kini dipastikan kembali berjalan normal. Gangguan layanan sebelumnya terjadi akibat kekosongan stok kantong darah karena terbatasnya pasokan dari distributor.
Akibat kondisi tersebut, Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS) RSUD Prabumulih tidak dapat beroperasi secara maksimal. Namun, pihak rumah sakit bergerak cepat melakukan koordinasi sehingga kebutuhan kantong darah dapat segera terpenuhi.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Prabumulih, Djoko Listyano, menjelaskan bahwa gangguan pelayanan tersebut hanya bersifat sementara dan bukan disebabkan faktor internal pelayanan rumah sakit.
“Ini murni kendala distribusi. Namun, berkat koordinasi yang baik, kondisi bisa segera diatasi dan pelayanan kembali berjalan normal,” jelasnya.
Djoko menegaskan, Pemerintah Kota Prabumulih tetap berkomitmen memastikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak terganggu. Sebagai langkah antisipasi ke depan, pihaknya akan memperkuat kerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) melalui kegiatan donor darah rutin.
Menurutnya, langkah tersebut penting guna menjaga ketersediaan stok darah agar tetap stabil dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan masyarakat.
Direktur RSUD Prabumulih, dr. Ade Nur Ichlas, juga memastikan pihaknya telah mengambil langkah cepat untuk mengatasi persoalan tersebut agar tidak berdampak luas terhadap pasien.
“Kami langsung berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memenuhi kebutuhan kantong darah. Saat ini pelayanan transfusi sudah kembali normal,” tegasnya.
Dengan pulihnya layanan transfusi darah, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir. Di sisi lain, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan donor darah dinilai sangat penting untuk membantu sesama sekaligus menjaga ketersediaan stok darah di Kota Prabumulih tetap aman dan mencukupi.(MM)



No comments