PT SPF Klarifikasi Tuduhan DPRD Ogan Ilir Soal Tenaga Asing China: Hanya Teknisi Perakitan Mesin Sementara
OGAN ILIR, BERITAONE .CO.ID— Manajemen PT Sumatera Prima Fibreboard (SPF) menyampaikan klarifikasi atas tudingan yang menyebut perusahaan mempekerjakan banyak tenaga kerja asing asal China. Perusahaan merasa dirugikan atas tudingan tersebut karena tenaga asing yang berada di lokasi saat ini disebut hanya sebagai teknisi ahli perakitan mesin, bukan karyawan tetap.
Perwakilan manajemen PT SPF, Aprizal, menjelaskan bahwa keberadaan tenaga asing tersebut berkaitan dengan pembangunan pabrik baru milik perusahaan. Menurutnya, mesin yang digunakan merupakan produksi China sehingga membutuhkan teknisi berpengalaman dari negara asal pembuat mesin.
“Terus terang kami merasa keberatan karena dituding melakukan pelanggaran dengan mendatangkan tenaga asing. Padahal mereka hanya tenaga ahli teknisi untuk merakit mesin di pabrik baru kami,” ujar Aprizal.
Ia menegaskan, tenaga asing tersebut bersifat sementara dan akan kembali ke negara asal setelah pekerjaan pemasangan serta perakitan mesin selesai dilakukan.
“Kenapa kami memakai tenaga asing, karena mesin pabrik baru ini merupakan produksi China. Untuk merakitnya dibutuhkan teknisi yang benar-benar handal dari negara pembuatnya. Setelah selesai, mereka semua akan kami kembalikan ke negara asalnya,” tambahnya.
Klarifikasi ini muncul setelah salah satu anggota DPRD Ogan Ilir, Huzaimi, mempertanyakan keberadaan tenaga asing di PT SPF dalam rapat paripurna DPRD Ogan Ilir pada 9 April 2026 lalu.
Dalam rapat tersebut, Huzaimi meminta dinas terkait menindaklanjuti informasi mengenai banyaknya tenaga kerja asing di perusahaan tersebut.
“Info yang kami dapat, saat ini di PT SPF ada sekitar 80 tenaga kerja asing asal China. Kami minta dinas terkait untuk menindaklanjuti hal ini,” ujar Huzaimi dalam rapat paripurna.
Ia menilai, jika informasi tersebut benar, kondisi itu cukup ironis mengingat masih banyak masyarakat Ogan Ilir yang membutuhkan pekerjaan.
Sementara itu, Aprizal menjelaskan PT SPF saat ini tengah melakukan ekspansi dengan membangun pabrik baru yang lokasinya tidak jauh dari pabrik lama. Dengan pengembangan usaha tersebut, perusahaan memastikan akan membuka lapangan kerja lebih luas bagi masyarakat lokal.
“Nantinya, untuk tenaga kerja operasional akan diprioritaskan bagi masyarakat lokal, khususnya warga Sumatera Selatan,” tegasnya.
PT SPF sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang industri pengolahan kayu dan memproduksi papan lapis atau triplek berkualitas tinggi yang dipasarkan hingga mancanegara. (zaki)



No comments