Warga Desa Air Limau Resah, Praktik Pinjaman Berbunga Tinggi Dinilai Mencekik Ekonomi Masyarakat
MUARA ENIM, BERITAONE.CO.ID – Warga Desa Air Limau, Kecamatan Simpang Niru Kabupaten Muara Enim, mengeluhkan maraknya praktik peminjaman uang dengan bunga tinggi yang dinilai semakin memberatkan kondisi ekonomi masyarakat. Praktik tersebut kini menimbulkan keresahan karena banyak warga kesulitan melunasi pinjaman akibat beban cicilan yang terus membengkak.
Berdasarkan keterangan dari sejumlah warga, pinjaman awalnya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti biaya pendidikan anak, kebutuhan rumah tangga, hingga tambahan modal usaha kecil. Namun, tingginya bunga yang diterapkan membuat jumlah utang meningkat drastis dan sulit diselesaikan.
“Awalnya pinjam untuk kebutuhan sehari-hari, tapi karena bunganya tinggi, pembayaran jadi semakin berat,” ungkap salah seorang warga yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Warga menilai praktik peminjaman dengan bunga tinggi tersebut sangat merugikan, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah yang terpaksa mencari solusi cepat tanpa memahami risiko yang ditimbulkan. Kondisi ini bahkan mendorong sebagian warga untuk kembali meminjam uang demi menutup utang sebelumnya, sehingga terjebak dalam lingkaran utang berkepanjangan.
Selain berdampak pada perekonomian keluarga, situasi ini juga dikhawatirkan dapat memicu persoalan sosial di tengah masyarakat apabila tidak segera ditangani.
Masyarakat berharap pemerintah desa bersama aparat terkait dapat mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan ini. Upaya yang diharapkan antara lain melalui peningkatan edukasi literasi keuangan, penyediaan akses pinjaman legal dengan bunga ringan, serta pengawasan terhadap praktik pinjaman yang merugikan warga.
Warga juga meminta perhatian serius dari pihak berwenang agar masyarakat kecil tidak terus menjadi korban praktik pinjaman berbunga tinggi yang dinilai semakin mencekik kehidupan ekonomi mereka.;(MM)



No comments