Konser Musik di Citimall Prabumulih Berpotensi Ganggu Pasien RSUD, Camat Tegaskan Kecamatan Tidak Keluarkan Rekomendasi


PRABUMULIH, BERITA ONE. CO. ID– Rencana pelaksanaan konser musik di halaman Citimall Prabumulih pada Jumat (19/6/2026) menjadi perhatian masyarakat karena lokasinya berada tidak jauh dari RSUD Prabumulih. Kegiatan hiburan tersebut dinilai berpotensi menimbulkan kebisingan yang dapat mengganggu kenyamanan pasien yang sedang menjalani perawatan maupun proses pemulihan kesehatan.

Kekhawatiran masyarakat muncul karena penggunaan pengeras suara berdaya tinggi dalam konser musik dinilai dapat mengganggu suasana tenang yang dibutuhkan pasien, terutama pasien lanjut usia, anak-anak, dan pasien rawat inap yang memerlukan kondisi lingkungan yang kondusif untuk pemulihan.

Sorotan terhadap potensi kebisingan di kawasan sekitar rumah sakit bukanlah hal baru. Sebelumnya, aktivitas pasar malam yang beroperasi di sekitar RSUD Prabumulih juga sempat menjadi perhatian publik. Saat itu, pihak Kecamatan Prabumulih Timur bersama Satpol PP Kota Prabumulih turun langsung ke lokasi untuk meminta pengelola mengurangi bahkan menghentikan suara yang dianggap mengganggu pasien rumah sakit.

Menanggapi rencana konser musik tersebut, Camat Prabumulih Timur, Reki Saputra SH, menegaskan bahwa pihak kecamatan tidak pernah mengeluarkan rekomendasi terkait pelaksanaan kegiatan di halaman Citimall Prabumulih.

"Soal perizinannya, kami dari Kecamatan Prabumulih Timur tidak mengeluarkan rekomendasi dan tidak ada koordinasi dengan kami. Yang kami ketahui, rekomendasi hanya dikeluarkan oleh Kelurahan Gunung Ibul Timur dan tembusannya disampaikan ke kecamatan," ujar Reki saat dikonfirmasi, Kamis (18/6/2026).

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan terkait mekanisme perizinan kegiatan hiburan yang berpotensi menimbulkan keramaian dan kebisingan di kawasan yang berdekatan dengan fasilitas pelayanan kesehatan.

Sejumlah warga berharap penyelenggara dan pihak terkait dapat mempertimbangkan dampak yang mungkin ditimbulkan terhadap pasien RSUD Prabumulih. Mereka meminta agar aspek kesehatan dan kenyamanan masyarakat menjadi prioritas dalam setiap pelaksanaan kegiatan hiburan yang berlokasi di sekitar rumah sakit.

Selain itu, masyarakat juga meminta pemerintah daerah, aparat penegak peraturan daerah, serta instansi terkait untuk melakukan evaluasi terhadap penyelenggaraan kegiatan hiburan yang berdekatan dengan fasilitas kesehatan agar tidak mengganggu pelayanan maupun kenyamanan pasien.

Seorang tokoh LSM di Kota Prabumulih yang enggan disebutkan namanya turut menyoroti rencana konser musik tersebut. Menurutnya, kegiatan hiburan dengan tingkat kebisingan tinggi kurang tepat dilaksanakan di lokasi yang berada dekat dengan rumah sakit.

"Itu kan berdekatan dengan pusat pelayanan kesehatan masyarakat. Jelas berpotensi mengganggu. Apalagi suara konser musik biasanya keras dan menimbulkan kebisingan. Tentunya bisa mengganggu pasien yang sedang menjalani perawatan kesehatan," ujarnya.

Ia berharap penyelenggara, pengelola lokasi, maupun instansi terkait dapat melakukan kajian dan pertimbangan yang matang sebelum kegiatan dilaksanakan.

"Jangan sampai kegiatan hiburan justru mengurangi kenyamanan masyarakat yang sedang berobat. Rumah sakit merupakan tempat pasien mencari kesembuhan dan membutuhkan suasana yang tenang," tambahnya.

Masyarakat berharap pelaksanaan konser musik di Citimall Prabumulih dapat dievaluasi kembali dengan mempertimbangkan aspek sosial, kesehatan, dan kenyamanan publik. Pemerintah serta pihak terkait juga diharapkan memastikan seluruh prosedur perizinan dan langkah mitigasi dampak kebisingan telah dipenuhi sebelum kegiatan berlangsung.(MM) 

No comments

Powered by Blogger.