Tamtama TNI Secara Murni Tanpa Biaya, Orang Tua Kurnia Sandy Sampaikan Terima Kasih kepada Panglima TNI
OGAN ILIR – BERITAONE. CO. ID– Kabar gembira datang bagi para orang tua yang bercita-cita melihat putra-putrinya menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI). Rekrutmen prajurit TNI kembali membuktikan bahwa proses penerimaan dilakukan secara murni, transparan, dan tanpa dipungut biaya.
Salah satu buktinya adalah keberhasilan Kurnia Sandy, putra asal Desa Tebedak I, Kecamatan Payaraman, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, yang resmi dinyatakan lulus seleksi dan diterima untuk mengikuti pendidikan sebagai Prajurit Tamtama TNI Angkatan Darat Tahun Anggaran 2026.
Keberhasilan Kurnia Sandy menjadi contoh nyata bahwa kelulusan dapat diraih melalui kemampuan, kerja keras, disiplin, dan doa, tanpa mengeluarkan biaya sepeser pun maupun melalui perantara.
Selama proses seleksi, Kurnia Sandy mengikuti seluruh tahapan dengan penuh kesungguhan, mulai dari verifikasi administrasi, pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, psikologi, wawancara, hingga penelusuran latar belakang. Semua tahapan dijalani secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku.
Ibunda Kurnia Sandy, Mira, mengaku sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan putranya. Dengan penuh haru, ia menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran TNI yang telah menyelenggarakan proses seleksi secara bersih dan adil.
"Kami sangat bersyukur dan bangga. Anak kami lulus secara murni tanpa mengeluarkan uang sepeser pun. Ini adalah anugerah dan kepercayaan besar dari negara kepada putra kami. Pada kesempatan ini saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI, Bapak Pangdam II/Sriwijaya, serta Bapak Dandim OKI-OI yang telah memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh anak bangsa. Semoga TNI semakin jaya. Kami masyarakat sangat mencintai TNI," ujar Mira.
Ia berharap putranya dapat menjalankan pendidikan dengan baik dan kelak menjadi prajurit yang setia kepada Pancasila dan UUD 1945, mengabdi kepada bangsa dan negara, serta menjaga nama baik keluarga dan institusi TNI.
Keberhasilan Kurnia Sandy juga menjadi bukti bahwa sistem rekrutmen TNI saat ini berjalan secara objektif, transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik pungutan liar. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi para pemuda di Kabupaten Ogan Ilir dan daerah lainnya untuk berjuang meraih cita-cita menjadi prajurit TNI dengan mengandalkan kemampuan sendiri.
Sementara itu, Dandim 0402/OKI-OI Letkol Inf Gunawan Wibisono, S.H., menyampaikan apresiasi kepada Kurnia Sandy beserta keluarga atas keberhasilannya lulus seleksi Tamtama TNI AD Tahun Anggaran 2026.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, disiplin, doa, dan dukungan penuh dari keluarga selama mengikuti seluruh tahapan seleksi.
"Proses penerimaan prajurit TNI dilaksanakan berdasarkan prinsip BETAH (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Seluruh tahapan seleksi dilakukan secara objektif sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh karena itu, kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang, karena masuk TNI tidak dipungut biaya," tegas Dandim.
Ia juga mengucapkan selamat kepada Kurnia Sandy dan berharap dapat mengikuti pendidikan dengan baik serta tumbuh menjadi prajurit yang profesional, tangguh, dan selalu berpegang teguh pada Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kesempatan mengabdi kepada bangsa melalui TNI terbuka bagi seluruh putra-putri Indonesia yang memiliki tekad, kemampuan, integritas, dan semangat juang tinggi, tanpa harus mengeluarkan biaya apa pun. (Zaki)



No comments