Toko di PTM Prabumulih Kembali Kebobolan

PRABUMULIH, B1-Meski pengamanan pasar tradisional modern (PTM) Kota Prabumulih dikabarkan telah diserahkan ke aparat TNI, ternyata belum menjamin kenyamanan dan keamanan para pedagang yang berjualan di pasar berlantai tiga tersebut. Pencurian kembali terjadi tadi malam Selasa (28/07/2015). Salah satu toko sepatu yang berada di lantai dua blok d1 milik Dawanis disatroni maling. 

Akibatnya, pemilik toko mengalami kerugian jutaan rupiah. Puluhan sepatu yang tersimpan di dalam toko tersebut raib dibawa kabur komplotan maling.

"Ia benar dan kita juga tidak habis pikir. Tadi ada salah seorang pedagang bernama Dawanis pemilik toko sepatu di blok D1 melaporkan peristiwa pencurian kepada kantor pengelolaan pasar. Kejadiannya tadi malam sementara barang-barang yang diambil ada beberap buah sepatu dan kerugian diperkirakan jutaan rupiah" ujar Taufik Kepala Pasar Kota Prabumulih saat disambangi posmetroprabu di kantornya siang tadi Rabu (29/07/2015)

Informasi yang dapat dihimpun beritaone.com, peristiwa pencurian barang dangangan di Pasar PTM 1 Kota Prabumulih ini sudah yang kesekian kalinya. Akibatnya para pedagang yang mengadu nasib di pasar tersebut kian resah dan merasa tidak nyaman. Maraknya aksi pencurian menurut Kepala Pasar, diduga akibat masih banyaknya celah pada bangunan sebagai akses masuknya pelaku pencurian. 

"Sebenarnya sudah kita usulkan agar ruang atau celah-celah bangunan yang terbuka di bagian belakang ditutup saja. Menurut kita akses masuknya pelaku pencurian itu melalui adanya bagian bangunan yang masih terbuka di belakang pasar. Namun hingga saat ini masih belum terealisasi sebab hal tersebut harus dianggarkan dulu pada APBD. Selain itu kita jua telah berupaya meminta bantuan backup pengamanan pasar dari TNI Zipur. Namun demikian kita tidak akan tinggal diam dan terus berupaya memberikan kenyamanan bagi para pedagang" tegas Taufik.

Menyoal pencurian yang kembali terjadi di PTM, Taufik mengungkapkan bahwa kasus tersebut telah dilaporkan kepada pihak kepolisian.(*)

No comments

Powered by Blogger.