Asik Tidur Joni Nyaris Terpanggang



LUBUKLINGGAU,BERITA-ONE.COM - Sedang tertidur pulas, Joni alias Onik (20) nyaris terpanggang, saat si jago merah menghanguskan rumahnya, di Kelurahan Lubuk Durian (Watas), Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Selasa (12/4) sekira pukul 08.00 WIB.
Onik yang tiba-tiba terbangun saat sejumlah warga menggedor pintu kamarnya dan menyuruhnya keluar, terkejut, karena api telah menjalar di sejumlah sudut ruangan, hingga dirinya tanpa pikir panjang, langsung keluar rumah dan melihat api sudah membesar.

"Aku buka pintu api sudah besar, aku terobos keluar, untung cuma rambutku saja yang terkena api," ungkapnya.Diakuinya, ia tidak mengetahui dengan pasti, apa penyebab kebakaran yang menghanguskan rumahnya, karena menurutnya, semua listrik yang berada dalam rumah sudah dalam keadaan mati."Penyebab jelasnya saya tidak tahu, tapi kata tetangga api berasal dari dalam ruang tamu yang tiba-tiba membesar dan langsung menyambar ke atas," kata dia.

Selain itu, ia mengaku hanya tinggal berdua bersama adiknya, Susi (16) di dalam rumahnya, sedangkan kedua orang tuanya tinggal di kebun."Kalau yang tinggal disini, cuma berdua dengan adik, sedangkan bapak dengan ibu di kebun, mereka pulang dua minggu sekali, kalau ada keperluan saja," ungkapnya. 

Sementara itu, Ketua RT 03, Kelurahan Watas Lubuk Durian, Linggau Barat I, Hasim (63) yang juga saksi mata mengatakan, kebakaran terjadi sekitar pukul 08.00, saat kondisi rumah sedang hening, tiba-tiba beberapa tetangga terdengar menjerit-jerit."Saya keluar, iba-tiba api  sudah membesar, dan langsung menyambar ruang tamu, lalu seluruh tetangga saya suruh langsung bergerak cepat memanggil orang dalam rumah, dan sebagian memanggil pemadam kebakaran (Damkar)," ungkapnya
Tak berapa lama, satu unit damkar datang, kemudian menyusul lagi dua unit damkar lainnya, karena satu damkar telah kehabisan air."Mobil damkar yang datang ada tiga, langsung menyemprot ke arah rumah, sekira pukul 09.30 WIB, api sudah dapat dipadamkan oleh damkar bersama warga sekitar," jelasnya.Sementara kedua orang tua Onik dan Susi, diakuinya Ketua RT, sudah diberi tahu, kalau rumahnya terbakar, tapi hingga sekarang masih dikebun karena shock mendengar rumahnya terbakar.
"Hasan Basri dan Asni tadi pagi langsung dikasih tahu, tapi belum mau pulang, alasan belum sanggup lihat rumahnya terbakar," kata dia.Sementara itu, kondisi rumah semi permanen dengan dua kamar dalam keadaan terbakar habis, tampak beberapa perabotan rumah tangga seperti  kipas angin, TV serta kursi mebel tampak ludes terbakar. Selain itu, satu kendaraan roda dua jenis Suzuki F juga ikut terbakar.(JN)


No comments

Powered by Blogger.