Alexius Tantrajaya : Presiden Prabowo Harus Serius Menyikapi Aksi Demonstrasi Mahasiswa

Keterangan foto : Alexius Tantrajaya SH.MH

JAKARTA, BERITAONE.CO.ID – Praktisi hukum Alexius Tantrajaya, S.H., M.Hum., meminta Presiden Prabowo Subianto untuk memberikan perhatian serius terhadap gelombang aksi demonstrasi mahasiswa yang berlangsung di Jakarta maupun sejumlah kota besar lainnya di Indonesia.

Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) bersama elemen mahasiswa lainnya sebelumnya menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, Jumat (12/6/2026). Dalam aksi tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah tuntutan, di antaranya meminta pemerintah menurunkan harga bahan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), serta menghentikan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menanggapi hal tersebut, Alexius Tantrajaya menilai aspirasi yang disampaikan mahasiswa menunjukkan masih adanya persoalan yang perlu mendapat evaluasi di lingkungan pemerintahan.

"Aksi mahasiswa ini harus menjadi perhatian Presiden Prabowo untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Apalagi ada 26 nama yang disebut-sebut terlibat dalam kasus MBG, Presiden harus bertindak tegas," kata Alexius Tantrajaya kepada Sudutpandang.id, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, setiap persoalan yang mencuat ke ruang publik harus dijadikan bahan evaluasi agar kinerja pemerintahan semakin baik ke depan.

"Setiap persoalan yang mencuat ke publik harus dijadikan bahan evaluasi agar kinerja pemerintahan semakin baik ke depan," ujarnya.

Advokat senior yang pernah menjabat Ketua Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Jakarta Barat pada tahun 1985 itu menegaskan bahwa ketegasan Presiden Prabowo akan menjadi pelajaran bagi para pembantunya di pemerintahan agar lebih berhati-hati dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai penyelenggara negara.

"Ini harus menjadi pelajaran bagi para menteri dan pejabat lainnya agar lebih berhati-hati dalam bekerja dan menjaga kepercayaan masyarakat," tegasnya.

Alexius juga menilai Presiden Prabowo hingga saat ini masih menjadi harapan masyarakat dalam mewujudkan berbagai program pembangunan dan peningkatan kesejahteraan rakyat. Karena itu, komunikasi pemerintah kepada publik dinilai perlu terus diperkuat, termasuk terkait berbagai agenda kenegaraan Presiden di luar negeri.

"Kalau Presiden sering ke luar negeri, perlu dijelaskan kepada masyarakat tujuan dan manfaatnya. Dengan begitu masyarakat memahami bahwa kunjungan tersebut dilakukan untuk kepentingan negara, bukan hal lain," katanya.

Ia menambahkan, Presiden Prabowo memiliki legitimasi yang kuat karena memperoleh mandat langsung dari rakyat melalui proses demokrasi.

"Presiden Prabowo dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum. Karena itu, yang terpenting saat ini adalah bagaimana seluruh pihak bersama-sama mengawal jalannya pemerintahan agar program-program yang dijanjikan dapat terealisasi untuk kepentingan masyarakat," katanya lagi.

Alexius berharap pemerintah dapat menjadikan berbagai kritik dan masukan dari masyarakat maupun kalangan mahasiswa sebagai bahan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.

Di tengah kondisi ekonomi Indonesia yang terdampak ketegangan geopolitik global, menurutnya situasi nasional sejauh ini tetap aman dan kondusif. Namun demikian, kondisi tersebut harus menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk terus memperkuat kepercayaan publik dan menjaga stabilitas nasional.

"Situasi nasional tetap aman dan kondusif. Namun, ini menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah agar mampu menjawab berbagai tantangan yang ada demi kesejahteraan masyarakat," tutupnya. (SUR)

No comments

Powered by Blogger.