Cerobong PT BKP di Marunda dan Bekasi Diduga Keluarkan Asap Hitam Saat Operasional, Warga Khawatir Dampak Pencemaran
![]() |
| Keterangan foto : Suasana pabrik PT BKP yang di Cilincing Marunda Jakarta Utara. |
JAKARTA, BERITAONE.CO.ID – Asap hitam yang keluar dari cerobong pabrik diketahui dapat melepaskan partikulat berbahaya dan gas beracun ke udara. Paparan polusi tersebut berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan bagi masyarakat di sekitar kawasan industri, mulai dari Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), asma, bronkitis, iritasi mata, hingga meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular dalam jangka panjang.
Kondisi tersebut diduga terjadi di dua fasilitas milik PT Bina Karya Prima (BKP), yakni pabrik yang berlokasi di Jalan Semarang Blok A6 No. 4 Kawasan Berikat Nusantara (KBN) Marunda, Cilincing, Jakarta Utara, serta pabrik di RT 004/RW 004, Kaliabang Tengah, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Berdasarkan hasil pengamatan, cerobong pabrik PT BKP di Marunda yang memproduksi minyak goreng merek Tropical kerap mengeluarkan asap hitam saat perusahaan beroperasi. Seorang karyawan PT BKP membenarkan adanya fenomena tersebut.
“Benar Pak, ada asap hitam yang keluar dari cerobong di tempat saya bekerja. Saya tidak tahu pasti penyebab munculnya asap hitam itu. Setahu saya memang ada penggunaan batubara di PT BKP, tetapi saya tidak mengetahui secara pasti mengapa sampai keluar asap hitam,” ujarnya.
Karyawan yang bekerja pada bagian penyaringan minyak tersebut juga menyebutkan bahwa asap hitam memang sering muncul ketika aktivitas operasional perusahaan berlangsung.
Pernyataan serupa sebelumnya juga pernah disampaikan seorang karyawan bagian legal PT BKP yang berlokasi di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, saat memberikan keterangan sebagai saksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Bekasi beberapa waktu lalu.
“Asap hitam itu karena batubara yang digunakan tidak bagus,” katanya saat itu.
Diketahui, pabrik PT BKP di kawasan KBN Marunda fokus pada pengolahan minyak goreng merek Tropical. Sementara fasilitas PT BKP di Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, memproduksi sabun mandi, margarin, dan minyak.
Selain persoalan asap hitam, sumber di lapangan juga menyoroti tidak adanya papan nama perusahaan yang terpasang di area pabrik PT BKP KBN Marunda sebagaimana lazim ditemukan pada perusahaan besar lainnya.
“Memang tidak ada papan nama perusahaan,” ungkap sumber tersebut.
Sementara itu, warga yang tinggal di sekitar pabrik PT BKP di Kaliabang Tengah mengaku khawatir dengan asap hitam yang keluar dari cerobong setiap hari. Mereka menilai kondisi tersebut berpotensi mencemari udara dan berdampak pada kesehatan masyarakat sekitar.
“Kami khawatir asap itu menyebabkan pencemaran udara dan memicu berbagai penyakit,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media mengaku telah berulang kali berupaya meminta konfirmasi kepada manajemen PT BKP melalui bagian hubungan masyarakat (Humas) di kantor pusat perusahaan yang beralamat di Jalan Yos Sudarso, Jakarta Utara. Namun, pesan konfirmasi yang dikirimkan melalui aplikasi WhatsApp disebut belum mendapat tanggapan.(SUR)



No comments