Tanah Longsor Ancam Rumah Warga di Bantaran Sungai Musi, Polsek Lais Imbau Warga Mengungsi Sementara
MUSI BANYUASIN, BERITAONE.CO.ID – Tanah longsor terjadi di bantaran Sungai Musi, Dusun I, Desa Danau Cala, Kecamatan Lais, Kabupaten Musi Banyuasin, Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 06.00 WIB. Peristiwa yang diduga dipicu tingginya curah hujan tersebut menyebabkan tebing sungai mengalami longsor dan mengancam sejumlah rumah warga yang berada di sekitar lokasi.
Kapolsek Lais AKP Syawaludin, S.H., melalui Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP S. Hutahaean, S.M., mengatakan, setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Lais segera berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Danau Cala dan melakukan pengecekan langsung ke lokasi kejadian.
Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kepala Desa Danau Cala, Yos Sudarso, peristiwa tanah longsor tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.
"Namun, terdapat beberapa rumah yang berada sangat dekat dengan bibir longsor dan berpotensi terdampak apabila terjadi longsor susulan. Untuk itu, warga yang menempati rumah-rumah tersebut kami imbau agar sementara waktu mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar AKP S. Hutahaean.
Sebagai langkah antisipasi, Polsek Lais bersama pemerintah desa memberikan imbauan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang bantaran Sungai Musi agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Selain memberikan edukasi kepada warga, petugas juga memasang banner peringatan di sekitar lokasi longsor sebagai bentuk kewaspadaan agar masyarakat dan pengguna jalan lebih berhati-hati saat melintas maupun beraktivitas di kawasan tersebut.
AKP S. Hutahaean menegaskan, Polres Musi Banyuasin akan terus memantau perkembangan kondisi di lokasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
"Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada aparat desa atau kepolisian apabila melihat adanya retakan tanah, pergeseran tebing, maupun tanda-tanda longsor lainnya. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama," tegasnya.
Hingga saat ini, situasi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Aparat kepolisian bersama pemerintah desa masih terus melakukan pemantauan guna mengantisipasi potensi bencana susulan. (FR)



No comments