Masyarakat Adat Prabumulih Audiensi ke DPRD Sumsel, Soroti Keselamatan Perlintasan Kereta Api
PALEMBANG, BERITAONE.CO.ID – Persoalan keselamatan dan keamanan pada sejumlah perlintasan rel kereta api di Kota Prabumulih menjadi perhatian serius masyarakat adat. Aspirasi tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, S.E., M.M., di ruang rapat DPRD Provinsi Sumsel, Rabu (30/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sumsel Andie Dinialdie menyambut baik aspirasi yang disampaikan masyarakat adat Kota Prabumulih. Ia menerima masukan terkait kondisi perlintasan kereta api yang dinilai membutuhkan perhatian dan peningkatan fasilitas keselamatan.
Audiensi diikuti sejumlah perwakilan Lembaga Adat Kota Prabumulih. Pertemuan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kondisi sejumlah perlintasan rel kereta api yang masih belum dilengkapi palang pintu maupun fasilitas keselamatan yang memadai.
Masyarakat menilai kondisi tersebut perlu mendapat perhatian, mengingat tingginya aktivitas perjalanan kereta api serta mobilitas masyarakat di Kota Prabumulih. Keberadaan fasilitas keselamatan yang memadai diharapkan dapat meminimalisir potensi kecelakaan di titik-titik perlintasan.
Ketua Lembaga Adat Kota Prabumulih, M. Erwadi, S.T., M.M., bersama rombongan menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung kepada Ketua DPRD Provinsi Sumsel.
Selain persoalan fasilitas, audiensi juga mendorong peningkatan koordinasi antara pemerintah daerah, DPRD, dan pihak-pihak terkait dalam penanganan perlintasan kereta api, terutama pada titik-titik yang dianggap rawan.
Adapun perwakilan Lembaga Adat Kota Prabumulih yang hadir dalam audiensi yakni M. Erwadi, S.T., M.M. selaku Ketua Lembaga Adat; H. Setyo Puji Hartono, S.H. selaku Sekretaris; Budi Suyanto, S.P. bidang Humas dan Kerja Sama; Ir. Johny Costantine bidang Pelestarian Warisan Budaya; serta H. Amin Nur, S.H. bidang Dokumentasi dan Publikasi Adat.
Abi Samran, S.H., M.Hum. bidang Hukum Adat dan Mediasi; Zainul Marsadi, S.H., M.Hum. bidang Pembinaan Generasi Muda Adat; Kusen, S.H. bidang Pelestarian Warisan Budaya; serta Dalawi, S.E. bidang Dokumentasi dan Publikasi Adat.
Melalui audiensi tersebut, masyarakat adat Prabumulih berharap aspirasi mengenai keselamatan perlintasan kereta api dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret. Dengan demikian, keselamatan pengguna jalan maupun perjalanan kereta api di Kota Prabumulih dapat semakin terjamin (MM)




No comments