Pagar SDN 1 Tanjung Laga Nyaris Roboh, Sekolah Minta Segera Diperbaiki


OKI, BERITAONE.CO.ID – Kondisi pagar SDN 1 Tanjung Laga, Kecamatan Tanjung Lubuk, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, sangat memprihatinkan. Bangunan pagar yang sudah berusia cukup lama tersebut kini tampak miring dan nyaris roboh.

Kondisi tersebut dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan siswa, terutama saat mereka bermain atau beraktivitas di sekitar lokasi pagar sekolah.

Kepala SDN 1 Tanjung Laga, Yusilawati, mengatakan kondisi pagar yang ada saat ini memang sudah cukup lama sehingga kondisinya tidak lagi layak dan membutuhkan perbaikan.

“Bangunan pagar sekolah yang ada saat ini memang sudah begitu lama. Kondisinya sekarang sudah miring dan nyaris roboh,” ujar Yusilawati kepada awak media, Rabu (16/9/2026).

Sebagai langkah antisipasi, pihak sekolah berinisiatif menopang bagian pagar yang miring menggunakan kayu agar tidak mudah roboh. Selain itu, pihak sekolah terus mengingatkan para siswa agar tidak bermain di sekitar pagar.


“Kami selalu mengimbau dan mewanti-wanti anak-anak agar tidak bermain di area sekitar pagar. Kami khawatir sewaktu-waktu pagar tersebut ambruk dan membahayakan keselamatan mereka,” katanya.

Menurut Yusilawati, selain pagar, SDN 1 Tanjung Laga juga membutuhkan sejumlah perbaikan lainnya, di antaranya pembangunan dan rehabilitasi lantai teras sekolah serta beberapa bagian bangunan lainnya.

Namun, keterbatasan anggaran menjadi kendala bagi pihak sekolah untuk melakukan rehabilitasi berat. Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang tersedia tidak dapat digunakan untuk menangani seluruh kebutuhan perbaikan tersebut.

Untuk itu, Yusilawati berharap Pemerintah Kabupaten OKI melalui Dinas Pendidikan dapat segera memberikan perhatian dan membantu memperbaiki kondisi pagar sekolah yang dinilai sudah mendesak.

“Kami berharap pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dapat segera membantu memperbaiki pagar ini. Kalau memungkinkan, pembangunan pagar dibuat mengelilingi sekolah demi keamanan dan kenyamanan siswa maupun pihak sekolah,” harapnya.

Meski berada dalam kondisi serba terbatas, pihak SDN 1 Tanjung Laga tetap berkomitmen memberikan pendidikan dan pembelajaran terbaik bagi sekitar 50 siswa.

Keterbatasan sarana dan prasarana justru menjadi motivasi bagi pihak sekolah untuk terus berbenah dan memberikan pendidikan yang berkualitas, sehingga para siswa tetap mampu bersaing dengan sekolah lain yang memiliki fasilitas lebih memadai.

Yusilawati berharap ilmu dan pendidikan yang diberikan kepada para siswa dapat menjadi bekal bagi mereka untuk meraih masa depan yang lebih baik.

“Pendidikan yang kita berikan hari ini akan menjadi bekal bagi anak-anak untuk menentukan masa depan mereka dan generasi bangsa Indonesia,” pungkasnya.(Dian F) 

No comments

Powered by Blogger.