Pj Wako Prabumulih Elman ST. MM Optimalkan PAD, Tanpa Membebani Masyarakat

Elman ST. MM Pj Wako Prabumulih

PRABUMULIH, BERITAONE.CO. ID--Mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di kota Prabumulih, guna menunjang APBD sebagai sumber pembiayaan pembangunan. 

Pj Wako Prabumulih, H Elman ST MM sebagai pengambilan kebijakan mendorong Organisasi Perangkat Daerah atau OPD terkait, mengoptimalkan PAD dikelolanya.

Kita mendorong OPD, mengoptimalkan PAD. Tetapi, harus sesuai regulasi. Sudah tentunya, tidak membebani masyarakat dan juga memberatkan,”ungkapnya.

Bebernya, seperti retribusi parkir. Bukan tarif retribusinya dinaikan, tetapi tidak parkirnya ditambah. Juga, mengundang para investor berinvestasi di Prabumulih sehingga menambah PAD.

Pengoptimalan PAD, memang diperlukan komitmen bersama semua OPD terkait. Hal itu, kita dorong agar tahun ini PAD diterima Prabumulih mengalami peningkatan signifikan,” bebernya.

Dishub Prabumulih Tambah Titik Parkir, Lakukan Uji Petik

Salah satu upaya meningkatkan PAD, yaitu lewat retribusi parkir. Tahun ini, target retribusi parkir mencapai Rp 1,5 miliar. Pada 2023, realisasi retribusi parkir mencapai Rp 740 juta atau sekitar 54 persen dari target ditetapkan.

Hal itu diungkapkan Plt Kadishub Prabumulih, Samsul Feri SE MSi kepada awak media, belum lama ini.

Samsul Feri SE MSi Plt Kepala Dinas Perhubungan kota Prabumulih

Kita sangat mendukung, upaya Pak Pj Wako Prabumulih dalam pengoptimalan PAD. Salah satunya, lewat penambahan titik parkir. Kalau pada tahun lalu, hanya 100 titik parkir. Tahun ini, ada 130 titik parkir,” ujar Feri.

Selain itu, guna menambah titik parkir. Secara rutin, melakukan penertiban titik parkir dikelola jukir ilegal atau tanpa izin. “Hal itu, dalam rangka meminimalisir terus terjadinya parkir ilegal. Karena, sangat merugikan dan setoran parkir tidak masuk menjadi PAD,” jelasnya.

Bukan hanya itu saja, tetapi juga melakukan uji petik terhadap sejumlah titik parkir telah ada selama ini. Hal itu, gunanya guna meningkatkan setoran retribusi parkir telah dipungut jukir.

Selama ini, setoran diberikan kepada Dishub Prabumulih masih layak atau tidak dalam menunjang pengoptimalan PAD,” bebernya.

Sejauh ini, disebutkannya, realisasi retribusi parkir tahun ini baru sekitar Rp 240 jutaan. Dan, ia optimis retribusi parkir di tahun ini dimaksimalkan hingga Rp 1 miliar. “Sesuai arahan Pj Wako Prabumulih, bukan tarif parkirnya kita naikan dalam menunjang pengoptimalan PAD. Tarif parkir diberlakukan masih normal, dan tidak ada kenaikan,” tambahnya.

Bapenda Prabumulih Tambah Wajib Pajak Baru, Tambah Gerai Pembayaran Pajak

Bapenda Prabumulih dalam upaya Pj Wako Prabumulih mengoptimalkan PAD, antara lain; selalu mencari wajib pajak baru, melaksanalan pendataan tiap awal bulan, menambah gerai- pembayaran pajak, baik  pembayaran online dan non online.

Kepala Bapenda Prabumulih Ratih Puspa SE. MSi

Hal itu dibenarkan Kepala Bapenda Prabumulih, Ratih Puspa SE MSi ketika dibincangi awak media, belum lama ini.

Selain itu, juga mulai memberlakukan perda pajak berpedoman pada UU No 1/ 2022, selalu memperbaharui sistem data perpajakan dan kita akan terus berinovasi dalam meningkatkan PAD dan kita terus belajar ke daerah-daerah bisa kita pelajari kiat-kiat mereka dalam meningkatkan PAD dan bisa kita terapkan di Kota Prabumulih,” ujarnya.

Pajak PPJ PLN, Penyumbang Terbesar PAD di Bapenda Prabumulih

Bebernya, Bapenda Prabumulih mengelola 11 mata pajak. Antara lain; pajak restoran, hotel, hiburan, pajak parkir, reklame, PPJ PLN dan PPJ non PLN, pajak burung walet, air tanah, Pajak MBLB, PBB dan BPHTB.

Pajak Reklame, Salah Satu Sumber PAD di Prabumulih

Penyumbang terbesar besar berasal dari PPJ PLN. Realisasi PAD per 30 April 2024 sebesar 27,3 % atau Rp 11,9 M dari target 2024 Rp 43,7 M. Kita optimis, bisa tercapai hingga overtarget,” pungkasnya. (Adv- B1) 


No comments

Powered by Blogger.