Kabut Asap Berbahaya, Disdikbud Ogan Ilir Undur Jam Masuk Sekolah Jadi Pukul 09.00 WIB
OGAN ILIR, BERITAONE. CO. ID— Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Ogan Ilir mengambil langkah cepat menyikapi memburuknya kualitas udara akibat kabut asap. Jam masuk sekolah bagi seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD/TK, SD hingga SMP, disesuaikan menjadi pukul 09.00 WIB.
Kebijakan tersebut disampaikan melalui pemberitahuan kepada seluruh kepala satuan pendidikan, pengawas pendamping, serta koordinator wilayah pendidikan kecamatan. Keputusan itu merupakan tindak lanjut dari Surat Disdikbud Kabupaten Ogan Ilir Nomor 420/1960/Sekr/D.Dikbud.OI/2026 tentang pelaksanaan kegiatan belajar mengajar saat kondisi kabut asap.
Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) dari Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup per 23 Agustus 2026 pukul 09.00 WIB, konsentrasi PM10 tercatat mencapai 2.532, sedangkan PM2,5 berada di angka 483. Kondisi tersebut menempatkan kualitas udara di wilayah Ogan Ilir dalam kategori berbahaya.
Menanggapi kondisi tersebut, Disdikbud Ogan Ilir menetapkan jam masuk sekolah yang sebelumnya pukul 08.00 WIB diundur menjadi pukul 09.00 WIB.
Kepala Disdikbud Ogan Ilir, Sayadi, mengatakan penyesuaian dilakukan agar proses pembelajaran tetap berjalan dengan tetap mengutamakan kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik.
“Untuk menjaga kegiatan belajar tetap berjalan efektif sekaligus menjaga kesehatan peserta didik dan tenaga pendidik, durasi setiap jam pembelajaran dikurangi sebanyak 10 menit,” ujar Sayadi.
Selain perubahan jam masuk dan pengurangan durasi pembelajaran, ketentuan lainnya tetap mengacu pada surat edaran yang telah diterbitkan sebelumnya.
Disdikbud Ogan Ilir juga menyampaikan bahwa surat edaran resmi terkait keputusan penyesuaian tersebut akan segera disusulkan dan disebarluaskan kepada seluruh pihak terkait.
Kebijakan ini diminta untuk dipedomani dan dilaksanakan secara penuh tanggung jawab oleh seluruh satuan pendidikan. Langkah tersebut diambil sebagai upaya melindungi kesehatan warga sekolah di tengah kondisi kabut asap yang semakin memburuk di wilayah Ogan Ilir.(Zaki)




No comments